Skip to main content

PENYUSUNAN LAPORAN EVALUASI SASARAN KERJA PEGAWAI

Menyusuli surat kami nomor W12.U/54/KP.07.01/8/2015 tanggal 18 Agustus 2014 diminta sudara untuk memperhatikan dan melaksankan surat tersebut

untuk lebih jelas kami sampaikan suratnya .

PERSIAPAN PELAKSANAAN PENETAPAN PENSIUN

Menindak lanjuti suarat dari Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI  Nomor 123/Bua.2/07/4/2015 untuk segera melengkapi data dalam lampiran tersebut untuk lebih jelasnya kami sampaikan suratnya

PEMBINAAN TEKNIS DAN ADMINISTRASI YUSTISIAL BAGI JAJARAN PENGADILAN SE- JAWA TENGAH

Semarang  (24/04/2015) Bertempat di Hotel Crowne Plaza, Semarang. Mahkamah Agung RI Mengadakan Pembinaan  Teknis Dan Administrasi Yustisial Bagi para hakim dan Panitera Sekretaris Pengadilan.  Peserta pembinaan tersebut tidak kurang dari 360 orang yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Hakim, dan Hakim Ad Hoc ,Panitera / Sekretaris pengadilan tingkat pertama dan banding dari empat lingkungan peradilan se wilayah hukum Provinsi Jawa Tengah.

Acara di buka oleh Yang mulia Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH) dalam Sambutannya meminta aparatur peradilan khususnya para hakim untuk terus-menerus meningkatkan kemampuan teknis judisialnya, supaya  kapasitasnya melebihi  dari para penegak hukum lainnya. Harapan Ketua MA terkait keniscayaan unggulnya bidang kemampuan teknis dan integritas aparatur pengadilan dibandingkan dengan aparat penegak hukum lainnya, didasarkan pada peran besar pengadilan dalam menegakkan hukum dan keadilan. Menurut Ketua MA, salah satu upaya yang dilakukan Mahkamah Agung untuk meningkatkan kemampuan teknis aparatur peradilan adalah melalui forum kegiatan pembinaan. Efektifitas pola pembinaan langsung pimpinan Mahkamah Agung dengan jajaran pengadilan, menjadi pertimbangan Ketua MA untuk mengganti Rakernas yang dinilai kurang efektif karena keterbatasan peserta yang mengikutinya

Hal lain yang menjadi fokus pembinaan Ketua MA adalah peningkatan kinerja penanganan perkara. Ketua MA mendorong pengadilan untuk merujuk SEMA 2 Tahun 2014 sebagai acuan dalam penanganan perkara. Dalam SEMA tersebut, ditegaskan bahwa jangka waktu penanganan perkara di tingkat pertama tidak lebih dari 5 (lima) bulan sedangkan penanganan perkara di tingkat banding tidak boleh melebihi waktu 3 (tiga) bulan.

Dalam sambutan Ketua Pengadilan Tinggi Semarang ( DR. H Muh Daming Sunusi, SH , Mhum) warga dar 4 (emapat) Lingkungan Peradilan di Jawa  Tengah  patut merasa bangga dan bahagia karena pembinaan ini adalah yang pertama dilakukan oleh Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH ),disamping itu juga mengucapkan selamat kepada Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI (Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH) dikukuhkan sebagai Guru  Besar Fakultas Hukum Airlangga Surabaya , dari acara pembinaan ini kita berharap , persoalan-persolan yang terjadi di 4(empat) lingkungan Peradilan di Jawa Tengah baik yang besifat Teknis maupun  Non Teknis akan dapat di pecahkan bersama; oleh Karena itu saya mengajak kepada semua peserta pembinaan , mari kita manfaatkan kesempatan  ini denagn sebaik-baiknya dan seefektif mungkin mengingat waktu yang sangat terbatas, maka kiranya pertanyaan disampaikan dengan singkat dan jelas.

Dalam Pembinaan Teknis  tersebut juga dilakukan oleh para Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Pidana, Ketua Kamar Perdata,Ketua Kamar Pengawasan dan Ketua Kamar Pembinaan. Ketua Kamar Agama, Ketua Kamar TUN

Selain itu, hadir pula Panitera / Sekretaris Mahkamah Agung , seluruh jajaran eselon I dan sejumlah pejabat eselon II Mahkamah Agung. Terkait  kehadiran jajaran pimpinan MA tersebut dilakukan juga Pembinaan reformasi birokrasi bagi  Panitera Sekretaris Peradilan Se- Jawa Tengah

KUNJUNGAN YANG MULIA KETUA MAHKAMAH AGUNG RI DI SEMARANG

Semarang. (23/04/2015) dalam rangka kunjungan kerja Pimpinan Mahkama Agung RI  dan pejabat eselon 1 dan 2 . Dalam rangka pembinaan teknis dan Administrasi justisial pada empat lingkungan peradilan di jawa tengah. Rombongan tiba bandar udara ahmad yani  semarang disambut oleh Ketua Pengadilan Tinggi Semarang. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang ,Ketua Pengadilan Tinggi Agama  Semarang . Ketua PTUN  dan  Dilmil II-10 Semarang.  dalam rangkaian penyambutan rombongan dikalungkan  kain selamat datang oleh denok kenang semarang  kepada Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI  (Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH, MH, ) beserta Ibu sebagai ucapan selamat datang dikota semarang. 

Rombongan Pimpinan Mahkamah Agung serta para Pejabat Eselon 1 dan 2 di jamu makan malam di kantor pengadilan tinggi semarang . dengan hiburan kesenian kerawitan arah bapak Untung Widarto  (hakim tinggi semarang ) sebagai penangung jawab grup laras songolas (grup Karawitan Pengadilan Tinggi  Semarang ). Dan tarian selamat datang  tari gambyong kesenian daerah semarang   serta pemberian karangan bunga oleh para penari kepada Ibu Ketua Mahkamah Agung RI  sebagai ucapan selamat datang di kantor Pengadilan Tinggi Semarang

Makan Malam Di Kantor Pengadilan Tinggi Semarang

penyerahan rangkain bunga ucapan Selamat datang

RAPAT KORDINASI PIMPINAN PENGADILAN TINGGI SEMARANG DENGAN PIMPINAN PENGADILANNEGERI SE JAWA TENGAH

 

Semarang(7/04/15), Bertempat di Aula sidang cakra Pengadilan Tinggi Semarang, Pengadilan Tinggi Semarang mengadakan Rapat Kerja dengan diikuti oleh Ketua dan Panses Pengadilan Umum Se Jawa Tengah, Rapat Kerja ini dimaksudkan agar jajaran pimpinan dapat mengetahui permasalahan yang ada di Pengadilan Negeri Se Jawa Tengah.    Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Tinggi Semarang  Bpk. DR. H. Muh. Daming Sunusi, SH.,MHum mengucapkan terima kasih Kepada Ketua dan Panses Se Jawa Tengah bahwa di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Semarang  SIPP sudah tidak ada yang Merah maupun Kuning Semua sudah  Biru, Pengadilan Tinggi akan mengevaluasi kinerja pn  setiap tiga bulan dalam hal menjaga prestasi di dibidang SIPP, beliau juga mengucapkan selamat atas promosi / mutasi Ketua maupun Panses Pengadilan Negeri terima kasih diucapkan atas pengabdian yang telah diberikan dan semoga sukses di tempat yang baru.

Dalam rapat tersebut juga dibahas tentang permasalah-permasalah yang ada di Pengadilan Negeri Se Jawa Tengah di Kepaniteraan maupun Kesekretariatan sebagi contoh permasalahan kurang nya pegawai golongan II untuk Staf  Kesekretariatan maupun Kepaniteraan , Bidang Kesekretariatan  dibahas juga mengenai Aplikasi Komunikasi Data Nasional (Komdanas) yang perlu diperhatikan juga dikarenakan sanksi yang akan diberikan Mahkamah Agung berupa penundaan pembayaran Remunerasi pegawai apabila Aplikasi tersebut tidak dijalankan secara optimal, bidang kesekretariatan meliputi sub bagian kepegawaian, sub bagian umum serta sub bagian keuangan, sedangkan sub kepaniteraan meliputi keuangan perkara. Kurang nya sarana pegawai dalam Menjalankan tugas sehari-hari, juga kurangnya anggaran dalam perawatan gedung kantor pengadilan tidaklah menjadi penghambat didalam melaksanakan tugas sehari-hari.